7 Jenis Tanaman Philodendron dan Cara Merawatnya

Ada banyak cara untuk membuat rumah terasa lebih sejuk dan alami. Salah satu caranya adalah dengan menempatkan tanaman hias sebagai penghias di beberapa area rumah.

 

Tidak hanya membuat suasana rumah menjadi lebih asri, tanaman hias juga berkontribusi pada kualitas udara yang lebih bersih. Salah satu tanaman hias yang akhir-akhir ini sangat populer adalah kembang sepatu. Tanaman ini sering digunakan sebagai penghias atau ruang dalam ruangan.

 

Philodendron sendiri memiliki beberapa jenis. Setiap jenis memiliki ciri fisik yang berbeda, baik itu bentuk daun, ukuran maupun warnanya. Keuntungan lain dari Philodendron adalah perawatannya yang relatif mudah. Selain itu, tanaman ini mudah beradaptasi dengan hampir semua kondisi lingkungan.

 

Karena ada begitu banyak jenis burung cuckoo cinta, ada baiknya untuk mengetahui beberapa di antaranya. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah memilih jenis yang sesuai dengan konsep dekorasi yang Anda geluti. Langsung saja, berikut 11 tanaman kembang sepatu dan cara merawatnya.

 

Jenis Tanaman Hias Philodendron

Azalea merupakan tanaman hias yang populer dan digemari saat ini. Berikut adalah 11 tanaman kembang sepatu yang harus Anda ketahui.

 

1. Philodendron Epipremnum Aureum

Camptotheca pertama bernama philodendron epipremnum aureum. Tanaman ini juga dikenal dengan nama sirih pinang atau pinang gantung kuning. Karena tumbuh di udara, kembang sepatu jenis ini lebih banyak digunakan sebagai penghias gantung.

 

2. Kardinal Merah Kekaisaran Philodendron

Seperti namanya, love cuckoo royal cardinal memiliki daun berwarna hijau kemerahan. Bagi Anda yang sudah lama berkecimpung di dunia tanaman hias, tentu tahu zaman keemasan tanaman ini. Pada tahun 2007, burung murai sebagai salah satu tanaman hias terpopuler di Indonesia pernah menduduki posisi tertinggi. Karena popularitasnya, harga daunnya cukup mencengangkan. Saat itu, harga per daun adalah Rs 5 lakh.

 

Meski tidak sepopuler dulu, banyak kolektor masih mengagumi tanaman ini. Selain cantik, Kardinal Hilin memiliki kemampuan beradaptasi dengan suhu ruangan yang dingin.

 

3. Philodendron Selloum

Tanaman Camptotheca ini memiliki nama unik lainnya yaitu Camptotheca finger. Dinamakan tidak lebih dari daun yang berbentuk seperti jari manusia. Untuk sebagian besar, philodendron selloum lebih sering digunakan sebagai dekorasi lorong. Tak jauh berbeda, perawatan Philodendron selloum juga cukup mudah dengan menyiram secara teratur.

 

4. Cahaya Bulan Philodendron

Philodendron Moonshine juga dikenal sebagai Philodendron Lemon Orange Juice. Ini adalah warna daunnya, agak kuning, mirip dengan warna lemon. Hiasan daun ini sering digunakan sebagai bagian penghias di taman atau diletakkan di dalam pot. Tidak jauh berbeda dengan tipe lainnya, Hilim Moonlight juga tahan terhadap suhu dingin.

 

5. Xilinhong Kongo

Varietas tanaman philodendron red congo atau philodendron congo rojo biasa digunakan sebagai tanaman hias gantung atau ditanam di pot biasa dan diletakkan di bawah lantai. Seperti kebanyakan jenis kembang sepatu lainnya, kembang sepatu Kongo tidak memerlukan perawatan ekstra.

 

6. Philodendron Scandens Medio Pictum

Philodendron scandens medio pictum juga dikenal sebagai sirih belanda atau tanaman jantung daun api. Tanaman ini juga merupakan kembang sepatu dan sering digunakan sebagai tanaman hias gantung. Sekilas, kembang sepatu jenis ini memang memiliki kemiripan fisik dengan Staphylococcus aureus. Namun, jika Anda perhatikan lebih dekat, mereka memiliki warna dan garis yang berbeda pada setiap daunnya.

 

7. Philodendron Monstera Deliciosa

Bagi Anda yang belum mengetahuinya, namun tertarik untuk mendekorasi rumah Anda dengan tanaman hias seperti rhododendron. Jadi, pilihan yang tepat adalah Philodendron monstera deliciosa. Pasalnya, daun tanaman ini mudah tumbuh meski dirawat oleh orang awam. Selain harganya yang ekonomis, hi-lin jenis ini juga cocok untuk dekorasi interior dan eksterior.

 

Baca Juga ant infestation in yard

 

Cara Merawat Tanaman Hias Hibiscus

Tentu saja popularitas tanaman hias seperti kembang sepatu dipilih tidak hanya karena penampilannya yang cantik, tetapi juga karena kemudahan perawatannya. Seperti halnya merawat tanaman hias kebanyakan, kembang sepatu membutuhkan beberapa hal, seperti:

 

1. Cukup cerah

Untuk mendapatkan sinar matahari yang cukup, Anda bisa meletakkannya di tempat yang terang, namun jangan sampai terkena sinar matahari langsung. Jika beberapa daun menguning secara bersamaan, ini menunjukkan bahwa tanaman mendapatkan terlalu banyak cahaya. Sebaliknya, jika batangnya berkerut dan memanjang, itu tandanya tidak mendapat cukup sinar matahari.

 

2. Air secara teratur

Seperti kebanyakan tanaman hias lainnya, kembang sepatu membutuhkan air yang cukup. Untuk melakukan ini, sirami secara teratur, tetapi jangan terlalu banyak sehingga tanaman tidak membanjiri. Terlalu banyak air dapat menyebabkan pembusukan akar. Karena itu, pilihlah pot dengan lubang drainase yang baik. Jika disimpan di dalam ruangan, sirami 2-3 kali seminggu. Untuk jenis yang biasanya ditempatkan di luar ruangan, seperti taman, Anda bisa menyiraminya sehari sekali.

 

3. Terapkan pupuk khusus untuk tanaman berdaun

Untuk perawatan lanjutan, pupuk 5-6 kali setahun. Gunakan pupuk cair khusus untuk tanaman berdaun agar daun tumbuh lebih besar dan benar-benar hijau. Warna daun pucat dapat menunjukkan bahwa tanaman tidak mendapatkan nutrisi yang cukup.

 

Kunjungi Juga all about gardening